MUBA  

Desa Bangun Harja Mengeluh Jaringan Internet Lambat, Warga Harapkan Pembangunan Tower Seluler

monopolisumselnews | MUBA – Jaringan internet dan telepon seluler di Desa Bangun Harja, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, dilaporkan sering kali tidak stabil dan lambat. Hal ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat yang membutuhkan koneksi untuk berbagai kebutuhan, termasuk pendidikan dan pekerjaan.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Muba, Indra, yang langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi tersebut, mengungkapkan bahwa warga desa sering mengeluhkan koneksi internet yang lambat bahkan tidak bisa diakses sama sekali.

Kondisi ini berpengaruh pada perkembangan teknologi di desa tersebut dan menyebabkan keterbatasan informasi bagi masyarakat setempat. Warga berharap adanya pembangunan menara tower untuk memastikan jaringan internet di desa ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh awak media, baik warga Desa Bangun Harja maupun pemerintah desa sangat mengharapkan adanya perbaikan jaringan telekomunikasi.

Sejauh ini, belum ada pemasangan menara tower dari pihak swasta maupun instansi terkait untuk memperbaiki kualitas jaringan seluler di wilayah tersebut.

DK, salah satu warga, mengungkapkan kesulitannya dalam mengakses sinyal di desanya. “Kalau mau telepon atau akses internet, kami harus mencari titik-titik tertentu di ujung desa,” ujar DK saat diwawancarai.

Desa Bangun Harja memang merupakan desa yang terletak di ujung Kecamatan Plakat Tinggi, sehingga tidak mengherankan jika kualitas jaringan internet di sana belum maksimal. Jarak desa yang jauh dari pusat kecamatan menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bangun Harja, Adet Petrezon, yang baru saja dilantik sebagai PAW Kepala Desa, membenarkan keluhan warga terkait jaringan internet yang buruk. Saat ditemui awak media pada Senin (28/4/2025), Adet mengungkapkan, “Kami menyadari bahwa jaringan internet di desa kami memang belum maksimal. Warga sangat kesulitan, baik untuk menelepon maupun mengakses internet.”

# Baca Juga :  Subsatgas Tutup dan Bongkar 72 Titik Sumur Minyak Ilegal di Dusun V Parung Desa Srigunung MUBA

Adet berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak swasta dan instansi terkait untuk menangani keluhan warga tersebut. “Kami akan berupaya keras agar segera ada pembangunan tower seluler di Desa Bangun Harja,” katanya.

Kades berharap pembangunan tower seluler dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, terutama dalam hal pendidikan dan administrasi pemerintahan.

“Dengan jaringan internet yang lancar, anak-anak sekolah bisa lebih mudah belajar secara online. Selain itu, memudahkan akses administrasi kantor desa yang kini sudah banyak menggunakan sistem daring. Para pemuda dan pemudi tidak perlu lagi mencari sinyal hingga ke tempat dataran yang lebih tinggi,” tutupnya.

Laporan : Indra.