monopolisumselnews | Prabumulih – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi pelaku usaha kecil.
Tahun ini, sebanyak 86 UMKM di Kota Prabumulih menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Senin (20/10/2025).
Penyerahan dilakukan oleh Sekda Prabumulih H Elman SH MM mewakili Wali Kota Prabumulih, H Arlan, dan disaksikan langsung oleh Plt Kadinsos Sumsel, Dra Neng Muhaiba MM, serta Kadinsos Prabumulih, Drs A Heriyanto MM.
Bantuan yang diberikan berupa sarana, prasarana, dan modal usaha menyesuaikan bidang masing-masing penerima. Mulai dari usaha warung sembako, kuliner seperti pempek, tekwan, mie ayam, hingga jasa pangkas rambut, konter HP, dan cucian kendaraan.
Kadinsos Sumsel, Neng Muhaiba, mengatakan program UEP ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan angka kemiskinan.
“Program ini adalah bentuk perhatian Gubernur Sumsel, H Herman Deru, agar masyarakat kecil bisa mandiri secara ekonomi. Kami ingin bantuan ini jadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih sejahtera,” ujarnya.
Ia juga berharap para penerima benar-benar memanfaatkan bantuan dengan baik, bukan hanya untuk bertahan, tetapi untuk tumbuh.
“Tahun depan, kami ingin melihat usaha bapak ibu ini sudah berkembang. Jangan sampai bantuan hanya jadi pajangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kadinsos Prabumulih A Heriyanto menjelaskan bahwa 86 penerima bantuan tersebut dipilih berdasarkan data DTKS, dan paling banyak berasal dari Kelurahan Matahari dan Desa Talang Batu.
“Kami hanya memfasilitasi penyaluran dari Dinsos Provinsi. Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.
Sekda Prabumulih H Elman SH MM menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel atas perhatian besar terhadap masyarakat Prabumulih.
“Atas nama Pemkot, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur. Tidak semua daerah mendapatkan perhatian seperti ini,” katanya.
Ia juga menegaskan agar bantuan tidak dijual atau disalahgunakan karena akan ada tim monitoring yang melakukan pengecekan langsung.
Selain itu, Elman menyebut Pemkot tengah menjajaki kerja sama dengan Bank Sumsel Babel agar pelaku UMKM memiliki akses modal lebih mudah dan berkelanjutan.
“Tujuannya agar UMKM bisa naik kelas, bukan hanya bertahan,” ujarnya.






