monopolisumselnews | Prabumulih – Aksi pesta narkotika di tengah pemukiman warga Kota Prabumulih terbongkar.
Tiga pria ditangkap aparat kepolisian saat asyik mengonsumsi sabu dan pil ekstasi di sebuah rumah di Jalan Alipatan Gang Amir, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara.
Sayangnya, satu pelaku lainnya berhasil kabur dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Penggerebekan dilakukan Selasa dini hari, 30 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, setelah polisi menerima laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
Tiga tersangka yang diamankan masing-masing Gustiansyah (29) warga Jalan Alipatan Gang Amir Kelurahan Mangga Besar, Noprianto (40) warga Jalan Kemang Sari, Mangga Besar dan rakannya Gilang Ramadan (28) warga Jalan Alipatan Gang Amir, Mangga Besar.
Ketiganya berstatus buruh harian lepas dan diketahui tengah berpesta narkoba saat petugas datang.
Saat digerebek, ketiganya tak berkutik. Polisi menemukan sisa pil ekstasi warna hijau seberat netto 0,06 gram, alat hisap sabu (bong), 15 plastik klip bening, sekop dari pipet plastik, lembaran timah rokok, serta kotak rokok yang dijadikan tempat penyimpanan barang haram tersebut.
Yang bikin geleng kepala, berdasarkan pengakuan ketiga tersangka, narkotika tersebut bukan milik mereka.
Barang haram itu disebut milik seorang pria bernama Ricky, yang lebih dulu kabur saat mengetahui kedatangan polisi.
“Begitu petugas datang, satu orang langsung melarikan diri. Kini yang bersangkutan berstatus DPO,” ungkap Kasat Narkoba Polres Prabumulih, AKP Muh Arafah, SH.
Penggeledahan dilakukan terbuka dan disaksikan warga sekitar, sekaligus memastikan tidak ada rekayasa dalam penindakan.
Ketiga pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke Polres Prabumulih dan diserahkan ke Satresnarkoba untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan status sebagai pengguna.
Kasus ini kembali membuka fakta pahit bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menyusup hingga ke lingkungan pemukiman warga.
Polisi memastikan pengejaran terhadap Ricky terus dilakukan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.






