monopolinews.com | Prabumulih – Seorang pria berinisial Ambo, yang diketahui berprofesi sebagai pemulung, ditemukan meninggal dunia di jalur rel kereta api KM 329+1, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Selasa (21/7/2026) dini hari. Korban diduga tertabrak kereta api Babaranjang yang melintas di lokasi.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.30 WIB setelah masinis Kereta Api Babaranjang Nomor KA 3109 rute Kertapati–Tanjung Enim melaporkan kepada petugas keamanan PT KAI Pos Patih Galung adanya seseorang yang diduga tersenggol kereta api di petak jalan Stasiun Prabumulih–Penimur KM 329+1.
Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan PT KAI bersama warga langsung menuju lokasi dan menemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di sekitar jalur rel.
Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.
Setelah menerima laporan, personel Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Barat, Tim Identifikasi (INAFIS) Satreskrim, Satlantas, dan piket fungsi lainnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Kota Prabumulih.
Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Tomas, S.H., mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh fungsi terkait setelah menerima informasi dari petugas PT KAI.
“Sesaat setelah menerima laporan, personel Polsek Prabumulih Barat bersama piket fungsi Polres Prabumulih segera mendatangi lokasi, melakukan pengamanan TKP, membantu proses identifikasi oleh Tim INAFIS Satreskrim Polres Prabumulih, serta mengevakuasi korban ke RSUD Kota Prabumulih. Hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” ujarnya.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sepanjang jalur rel kereta api selain di perlintasan resmi.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di sekitar jalur rel kereta api, karena kawasan tersebut merupakan area berbahaya yang hanya boleh dilalui sesuai ketentuan demi keselamatan bersama,” tegas Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti korban berada di jalur rel sebelum insiden tersebut terjadi.






