SMPN 5 Prabumulih Terus Perkuat Pencegahan Bullying

monopolinews.com | Prabumulih – SMP Negeri 5 Prabumulih terus memperkuat upaya pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Berbagai langkah dilakukan pihak sekolah, mulai dari penandatanganan komitmen siswa, sosialisasi secara berkelanjutan, pendidikan karakter hingga menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian.

Kepala SMP Negeri 5 Prabumulih, Nuraisyah Yany, S.Pd., M.Si., mengatakan komitmen terhadap pencegahan bullying telah dibangun sejak awal siswa masuk ke sekolah.

Salah satu bentuk komitmen tersebut yakni setiap siswa dan siswi telah melakukan penandatanganan pernyataan komitmen di atas meterai sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari tindakan perundungan.

Menurut Nuraisyah, penandatanganan tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh siswa agar memahami batas perilaku dalam berinteraksi dengan teman maupun warga sekolah lainnya.

“Sejak awal siswa dan siswi masuk, sudah ada penandatanganan komitmen di atas meterai. Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan kami dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah,” ujar Nuraisyah, Kamis (17/09/2026).

Selain komitmen tertulis, pihak sekolah juga secara rutin memberikan sosialisasi mengenai bullying kepada para siswa. Materi tersebut terus disampaikan agar pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya serta cara mencegahnya semakin kuat.

Pencegahan bullying juga menjadi bagian dari kegiatan Majelis Jumat Spanli yang dilaksanakan setiap Jumat. Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan materi keagamaan, tetapi juga pendidikan karakter dan pembahasan mengenai bullying.

“Setiap Jumat ada Majelis Jumat Spanli. Di dalamnya kami memberikan pembinaan rohani, pendidikan karakter dan juga materi tentang bullying. Jadi edukasi ini terus kami lakukan,” jelasnya.

Untuk memperkuat pesan anti-bullying, SMP Negeri 5 Prabumulih juga memiliki mural bertema anti-bullying di lingkungan sekolah. Keberadaan mural tersebut menjadi media edukasi visual sekaligus pengingat bagi siswa mengenai pentingnya saling menghargai dan menjaga hubungan positif antarteman.

# Baca Juga :  Inovasi Batch Drilling di Prabumulih Kembali Berhasil, PHR Zona 4 Hadirkan Energi untuk Negeri

Nuraisyah menegaskan, sekolah memiliki komitmen agar tidak terjadi tindakan bullying di lingkungan SMP Negeri 5 Prabumulih.

“Intinya kami ingin di SMP Negeri 5 tidak ada bullying. Mudah-mudahan tidak ada lagi bullying di lingkungan sekolah kami. Karena itu pencegahan dan sosialisasi terus kami lakukan,” tegasnya.

Selain melakukan pendekatan edukatif dan pembinaan karakter, pihak sekolah juga telah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran tata tertib, termasuk tindakan yang berkaitan dengan perundungan.

Menurutnya, penerapan sanksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan efek pembinaan sekaligus memastikan aturan sekolah dipatuhi seluruh siswa.

Pihak sekolah juga telah membangun koordinasi dan kerja sama dengan kepolisian dalam upaya pencegahan bullying dan pembinaan terhadap siswa.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi kepada peserta didik mengenai konsekuensi tindakan kekerasan maupun perundungan, sekaligus membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Dengan berbagai langkah tersebut, SMP Negeri 5 Prabumulih berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, saling menghormati dan bebas dari tindakan perundungan.

“Harapan kami tentunya sekolah tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Semua harus saling menghargai dan menjaga,” pungkas Nuraisyah.