Selamat dari Kapal Terbakar, Anggota DPRD Prabumulih Alami Patah Tulang Tumit dan Mobil Terbakar

monopolinews.com | Prabumulih — Insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di kawasan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026), membawa dampak serius bagi anggota DPRD Kota Prabumulih, Hendriansyah, SE, yang akrab disapa Endik.

Anggota Komisi II DPRD Prabumulih tersebut mengalami cedera pada tumit kaki kanan saat proses evakuasi penumpang dari kapal yang terbakar. Bahkan, berdasarkan keterangan Sekretaris DPRD Prabumulih, Desi Muharni, Hendriansyah sempat tercebur ke laut ketika berusaha menyelamatkan diri.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat KMP Batumandi sedang melakukan olah gerak untuk bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Meski insiden tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa dari sekitar 420 penumpang, sejumlah penumpang mengalami cedera. Hendriansyah menjadi salah satu korban yang harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Desi Muharni menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, cedera yang dialami Hendriansyah ternyata lebih serius daripada dugaan awal berupa keseleo.

Saat proses evakuasi, Hendriansyah disebut melompat menuju kapal penyelamat. Kakinya diduga terbentur ketika proses penyelamatan berlangsung hingga menyebabkan cedera pada bagian tumit.

“Pada saat hendak dievakuasi, Pak Hendriansyah melompat ke kapal penyelamat. Saat itu mungkin kakinya terbentur dan sempat tercebur ke laut. Akibat benturan itulah, tulang tumit Pak Hendriansyah ada yang patah,” jelas Desi, sebagaimana dikutip PALPOS dalam pemberitaannya, Rabu (21/10/2026).

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, Hendriansyah dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika untuk memperoleh penanganan medis.

Selain mengalami cedera, mobil Toyota Fortuner milik Hendriansyah yang dibawanya dalam perjalanan menuju Jakarta turut terbakar saat berada di dalam kapal.

Desi menerangkan, rombongan DPRD Prabumulih sedang dalam perjalanan dinas menuju Jakarta untuk melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian. Rombongan tersebut terbagi dalam beberapa kelompok, dengan sebagian anggota menggunakan pesawat dan lainnya memilih jalur darat.

# Baca Juga :  Diduga Akibat Racun Nyamuk, Satu Rumah di Desa Sungai Langan PALI Ludes

Keputusan melakukan perjalanan darat turut mempertimbangkan kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah.

Dalam perjalanan menuju Jakarta, Hendriansyah membawa kendaraan pribadinya. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Prabumulih, Riza, dan anggota dewan bernama Purwaka menggunakan kendaraan berbeda.

Saat hendak menyeberang melalui Pelabuhan Merak, hanya kendaraan Hendriansyah yang berhasil masuk ke KMP Batumandi. Kendaraan rombongan Riza dan Purwaka tidak dapat naik karena kapasitas kapal telah penuh.

Desi juga menyampaikan bahwa pihak Jasa Raharja serta jajaran ASDP di Merak dan Bakauheni telah mendatangi Hendriansyah.

Menurut informasi yang diterimanya, pihak terkait menyatakan akan menanggung biaya penanganan medis, termasuk kemungkinan operasi. Namun, keputusan mengenai tempat dan kelanjutan tindakan medis masih menunggu pertimbangan keluarga.

“Katanya semua ditanggung, termasuk biaya operasi kaki Pak Hendri. Itu kata mereka,” ujar Desi.

Sekretariat DPRD Prabumulih masih menunggu kedatangan keluarga Hendriansyah untuk menentukan langkah selanjutnya. Keluarga akan mempertimbangkan apakah penanganan medis dilanjutkan di Cilegon atau Hendriansyah dipindahkan ke rumah sakit lain.