monopolinews.com | PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui inovasi pembelajaran. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Showcasing dan Diseminasi Praktik Baik Program Unggulan “Ikan Sanggaurung” yang melibatkan para pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan di daerah tersebut.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan sekaligus berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan di satuan pendidikan formal maupun nonformal.
Bupati PALI dalam kegiatan tersebut diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda PALI, H. Andre Fajar Wijaya, S.Si., M.Si., C.SEF. Turut hadir Ketua Dewan Pendidikan PALI, Haris Munandar, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI, Rizal Pahlefi, AP., M.Si., unsur Forkopimda, serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika PALI.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten PALI, dengan Adellia Rosita selaku Ketua PKBM Tunas PALI yang turut mengoordinasikan pelaksanaannya.
Dalam kegiatan showcasing, para pendidik menampilkan berbagai hasil karya pembelajaran, dokumentasi proses belajar mengajar, serta praktik baik yang dinilai dapat menjadi referensi bagi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.
Program “Ikan Sanggaurung” mengangkat pendekatan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik dengan memanfaatkan unsur kearifan lokal. Melalui diseminasi ini, pengalaman dan metode yang telah diterapkan diharapkan dapat dibagikan kepada lebih banyak tenaga pendidik di Kabupaten PALI.
Dalam sambutannya, Andre Fajar Wijaya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, praktik baik yang telah dikembangkan perlu disebarluaskan agar dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.
Pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, penyelenggara pendidikan, serta unsur terkait diharapkan terus memperkuat sinergi untuk mendorong pemerataan mutu pendidikan di Kabupaten PALI.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan PALI, Haris Munandar, menilai diseminasi praktik baik menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antarlembaga pendidikan. Dengan demikian, inovasi yang telah diterapkan di satuan pendidikan tertentu dapat dipelajari dan disesuaikan oleh lembaga lain sesuai kebutuhan.
Ketua PKBM Tunas PALI, Adellia Rosita, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peninjauan stan showcasing oleh para pejabat dan tamu undangan. Melalui kegiatan ini, praktik pembelajaran inovatif diharapkan tidak berhenti pada pameran, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten PALI.
Laporan : Maryadi






