monopolinews.com | Prabumulih – Kepastian pelaksanaan Karnaval Pembangunan dan Parade Mobil Hias dalam rangka menyambut HUT ke-25 Kota Prabumulih tahun 2026 masih menunggu kondisi cuaca.
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menegaskan kegiatan tersebut tetap akan dilaksanakan setelah wilayah Prabumulih memasuki musim penghujan.
Pernyataan itu disampaikan Arlan saat dibincangi awak media usai menghadiri Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hall Rumah Makan Siang Malam, Senin (26/10/2026).
Menurut Arlan, tanda-tanda turunnya hujan mulai terlihat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kota Prabumulih. Meski hujan yang turun beberapa hari terakhir belum merata dan intensitasnya masih terbatas, kondisi tersebut menjadi salah satu perkembangan yang diharapkan dapat membantu mengurangi kabut asap.
“Sekarang wilayah Sumatera Selatan sudah mulai ada yang hujan. Buktinya, beberapa hari lalu kita juga sudah hujan, walaupun sedikit,” ujar Arlan.
Ia menjelaskan, pemerintah tidak ingin memaksakan pelaksanaan karnaval ketika kondisi udara masih diselimuti kabut asap. Terlebih, kegiatan tersebut melibatkan banyak peserta yang sebagian besarnya merupakan pelajar di Kota Prabumulih.
“Intinya, kalau sudah memasuki musim hujan, kita pasti melaksanakan karnaval. Itu pasti,” tegasnya.
Arlan mengatakan, pertimbangan utama pemerintah adalah keselamatan dan kesehatan peserta. Jika kegiatan dipaksakan saat kabut asap masih pekat, para pelajar dikhawatirkan terpapar udara yang tidak sehat selama mengikuti rangkaian karnaval.
“Jadi begini, yang ikut karnaval itu hampir semuanya pelajar di Prabumulih. Takutnya kalau kita laksanakan sekarang, kabut asap masih banyak. Kita tidak mau nanti jadi masalah dan disalahkan,” jelasnya.
Meski demikian, Arlan memastikan agenda yang telah dinantikan masyarakat tersebut tidak dibatalkan. Pemerintah hanya menunggu kondisi cuaca yang dinilai lebih memungkinkan agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman.
Bahkan, Arlan mengungkapkan bahwa keluarganya juga telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kemeriahan kegiatan tersebut.
“Karnaval pasti ada. Anak saya juga sudah pesan baju untuk ikut karnaval,” ungkapnya.
Penundaan karnaval sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Agenda yang semula dijadwalkan pada 21 Oktober 2026 itu merupakan salah satu kegiatan yang dinantikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Kota Prabumulih.
Bagi masyarakat, karnaval bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menyaksikan kreativitas pelajar, penampilan peserta, serta parade mobil hias yang memeriahkan suasana kota.
Karena itu, tidak sedikit warga yang berharap kegiatan tersebut segera mendapatkan jadwal pengganti. Setelah rencana awal tertunda akibat kabut asap, masyarakat kini menunggu kepastian kapan karnaval dapat kembali digelar.
Pernyataan Arlan bahwa karnaval tetap akan dilaksanakan memberikan kepastian mengenai kelanjutan agenda tersebut. Namun, hingga Senin (26/10/2026), tanggal pelaksanaan pengganti belum diumumkan secara pasti.
Pemerintah masih menunggu datangnya musim penghujan agar pelaksanaan karnaval tidak mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan, terutama bagi para pelajar yang akan menjadi bagian utama kegiatan.
Dengan demikian, masyarakat masih harus menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal baru Karnaval Pembangunan dan Parade Mobil Hias HUT ke-25 Kota Prabumulih.






