monopolisumselnews | Prabumulih – Kesepakatan Pemerintah Kota Prabumulih bersama dua perusahaan ritel besar, Indomaret dan Alfamart, untuk menggratiskan parkir bagi para pelanggan disambut baik oleh masyarakat. Kebijakan ini dinilai memberikan kenyamanan lebih saat berbelanja dan beraktivitas di area minimarket.
Namun di balik kenyamanan tersebut, para juru parkir yang selama ini menggantungkan hidup dari pekerjaan menjaga kendaraan di area Indomaret dan Alfamart justru merasa terdampak secara ekonomi.
Salah satunya adalah Anto, juru parkir yang biasa bekerja di kawasan Indomaret Jalan Padat Karya, Kota Prabumulih. Ia mengaku kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan parkir gratis tersebut.
“Sudah lama kami jadi tukang parkir di Indomaret wilayah Jalan Padat Karya. Dari sanalah kami hidup, untuk menghidupi keluarga, buat anak-anak makan. Sekarang dengan kebijakan ini, saya sudah tidak ada pekerjaan lagi,” keluh Anto.
Ia berharap pemerintah bisa memberikan solusi bagi para juru parkir yang terdampak. “Bagaimana nasib keluarga kami? Cari kerja di Prabumulih ini tidak gampang. Kami para tukang parkir Indomaret dan Alfamart di seluruh kota ini mohon kepada Bapak Walikota untuk mencarikan solusi. Kami juga warga Kota Prabumulih, mohon pikirkan nasib kami,” tambahnya.
Sementara itu, Walikota Prabumulih saat diwawancarai usai acara Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Musrenbang RKPD Tahun 2026, yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota, menegaskan bahwa kebijakan parkir gratis ini merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan tidak terbebani saat berbelanja. Tapi di sisi lain, kami juga tidak menutup mata terhadap para juru parkir,” ujar Walikota, pada (15/04/2025).
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya telah meminta kepada para juru parkir untuk mengisi titik-titik parkir lain yang belum memiliki petugas.
“Nanti akan kita SK-kan ulang untuk mereka. Kami akan atur kembali agar tidak ada yang kehilangan pekerjaan,” ujarnya.
Walikota juga menyebut bahwa pihak Indomaret dan Alfamart telah berkomitmen memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara langsung ke dinas terkait serta akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Prabumulih.
“Artinya, kebijakan ini tidak hanya mementingkan kenyamanan masyarakat, tapi juga tetap memperhatikan kepentingan rakyat secara menyeluruh, termasuk dari sisi kontribusi mereka terhadap pembangunan,” tegasnya.






