monopolisumselnews | Prabumulih — Kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Gunung Kemala–Payuputat, Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, terus didalami Polres Prabumulih melalui tim penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas).
Kapolres Prabumulih menyampaikan, hingga saat ini proses penyelidikan masih berjalan dan penyidik terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Penyelidikan masih terus kami lakukan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan dan kami masih mendalami kronologi kejadian secara menyeluruh. Kami tidak ingin gegabah dalam menyimpulkan,” ujar Kapolres Prabumulih di sela-sela kegiatan rilis akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Korban, Ahmad Gustiyansyah (20), mahasiswa asal Dusun II Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah hitam dari arah Payuputat menuju Prabumulih.
Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/A/88/XII/2025/SPKT Satlantas Polres Prabumulih/Polda Sumsel, kecelakaan melibatkan sepeda motor korban dengan sebuah mobil Mitsubishi Triton Strada warna putih yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari Prabumulih menuju Payuputat.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi mobil Triton diduga kurang konsentrasi ketika hendak mendahului kendaraan di depannya, sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor korban.
Usai menabrak, pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri ke arah Payuputat, meninggalkan korban tergeletak di badan jalan tanpa memberikan pertolongan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat, di antaranya luka lecet di wajah, fraktur tertutup pada tulang paha dan betis, fraktur terbuka pada tulang mata kaki, serta luka robek pada lengan kiri. Korban sempat dilarikan ke RS Fadhilah Kota Prabumulih dan kemudian dirujuk ke RSUD Kota Prabumulih, namun nyawanya tidak tertolong.
Hasil olah TKP menunjukkan sepeda motor korban ditemukan berada di jalur kanan dari arah Prabumulih menuju Payuputat, disertai bekas goresan tabrakan dan pecahan bodi kendaraan. Kondisi jalan beraspal baik, dua jalur, cuaca hujan, dan arus lalu lintas saat itu dilaporkan sedang.
Kapolres menegaskan, seluruh temuan di lapangan dan keterangan saksi masih dianalisis untuk mengungkap identitas pengemudi mobil Triton putih yang melarikan diri.
“Kami berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait kendaraan tersebut dapat segera melapor. Semoga kasus ini bisa segera terungkap,” pungkasnya.






