monopolisumselnews | Prabumulih – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menghadiri dan mengikuti secara virtual Peresmian Operasional SPPG POLRI, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Dapur SPPG POLRI, serta Peresmian Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dipusatkan di Dapur Karang Raja, Polres Prabumulih. (13/02/2026).
Peresmian ini merupakan bagian dari penguatan program ketahanan pangan dan dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat melalui Sarana Produksi Pangan Gizi (SPPG) POLRI. Program tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pangan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Usai mengikuti rangkaian acara secara virtual, Wali Kota bersama Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, perwakilan Danyon Zipur II/SG, Dansubdenpom, Pabung, Danramil 404-02, serta Korwil Kota Prabumulih meninjau langsung dapur SPPG yang dilaksanakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Prabumulih.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dapur, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi pangan, agar program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dalam keterangannya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.
“Program SPPG ini sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Pemerintah Kota Prabumulih siap bersinergi dengan Polri dan seluruh unsur Forkopimda agar program ini berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Arlan.
Ia juga berharap keberadaan dapur SPPG dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Camat Prabumulih Timur, Lurah Karang Raja, serta undangan terkait lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh, peningkatan kualitas gizi, serta keberhasilan program-program nasional di tingkat daerah.






