monopolinews.com | Palembang – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kota Palembang mulai memperketat kesiapan infrastruktur pengamanan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah posko Lebaran pada Rabu, 19 Maret 2026, guna memastikan layanan bagi pemudik berjalan optimal.
Dalam tinjauannya, Aprizal mengungkapkan bahwa Pemkot Palembang telah menyiapkan total 23 posko strategis. Pos-pos tersebut terdiri dari 15 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, 3 pos terpadu, serta 2 pos tambahan khusus dari Pemerintah Kota.
“Seluruh pos ini kita siapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pemudik yang masuk maupun melintasi Kota Palembang,” ujar Aprizal Hasyim.
Pengerahan Personel dan Layanan Medis
Untuk mendukung operasional selama musim mudik, sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan. Personel ini terdiri dari anggota Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, hingga tenaga kesehatan.
Secara spesifik, Dinas Kesehatan menyiagakan 178 personel medis yang didukung oleh 35 unit ambulans yang tersebar di seluruh titik posko. Selain aspek kesehatan, Pemkot juga menyiagakan armada mobil derek dan tim Unit Reaksi Cepat (URC) dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan raya.
Fokus pada Ketertiban dan Kemacetan
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Palembang, Sekda menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada arus lalu lintas, tetapi juga ketertiban umum. Satpol PP diinstruksikan untuk menertibkan parkir liar dan mencegah gangguan keamanan di area publik.
Mengingat lonjakan pengunjung mulai terlihat di pusat-pusat perbelanjaan, petugas Dishub telah ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan untuk mengatur arus kendaraan.
“Keamanan dan kenyamanan ini adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban agar Palembang tetap menjadi kota yang ramah dan berkesan bagi para pemudik,” pungkasnya.
Laporan : Rohayati






