Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab PALI Tegaskan Komitmen Lindungi dan Dukung Tumbuh Kembang Anak

monopolinews.com | PALI — Gelora November Komperta Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), bergemuruh oleh keceriaan ribuan anak pada Sabtu (15/8/2026).

Suasana penuh kehangatan tersebut hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang digelar Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA).

Peringatan HAN tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemkab PALI untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan ramah bagi anak. Kegiatan yang digelar secara besar-besaran tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi, bermain, sekaligus mengekspresikan diri bersama teman sebaya.

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PALI bersama Asisten III, seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab PALI, serta Camat Talang Ubi. Dukungan juga datang dari Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Tika, bersama Ibu Sekda yang turut memprakarsai pelaksanaan kegiatan tersebut.

Bupati PALI Asgianto, S.T., menegaskan bahwa perhatian terhadap anak merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten PALI benar-benar sungguh-sungguh memperhatikan tumbuh kembang anak-anak sejak usia dini. Kemarin kita menggelar kegiatan olahraga sepak bola untuk usia dini, dan hari ini bertepatan dengan 42 tahun Peringatan Hari Anak Nasional yang diinisiasi oleh Ibu Tika dan Ibu Sekda. Ini merupakan kali pertama kita laksanakan secara besar-besaran, dan antusiasme masyarakat serta anak-anak di Kabupaten PALI sungguh luar biasa,” ujar Asgianto.

Menurutnya, tumbuh kembang anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal, tetapi juga menyangkut kesehatan, pemenuhan gizi, lingkungan sosial, serta pembentukan karakter.

Karena itu, Pemkab PALI mendorong terciptanya lingkungan sekolah maupun lingkungan sosial yang bebas dari perundungan atau bullying. Anak-anak diharapkan dapat tumbuh dalam suasana yang aman dan kondusif sehingga mampu mengembangkan potensi secara optimal.

# Baca Juga :  418 KPM Desa Talang Akar Terima Bansos Pangan, Pemdes Pastikan Tepat Sasaran

Selain perlindungan dari perundungan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap pemenuhan gizi dan pendidikan anak. Dua aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar anak-anak PALI dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, percaya diri, dan bahagia.

Momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan untuk mengajak anak-anak mengurangi ketergantungan terhadap telepon genggam. Pemerintah daerah mendorong lebih banyak interaksi secara langsung agar hubungan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar kembali tumbuh.

Interaksi dengan teman, tetangga, keluarga, hingga lingkungan sekitar dinilai penting dalam membangun karakter sosial anak. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat menghadirkan kembali budaya interaksi positif yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Melalui kegiatan yang menghadirkan ruang interaksi positif tersebut, Pemkab PALI optimistis dapat membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu berempati, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Peringatan HAN ke-42 akhirnya bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat bahwa masa depan Kabupaten PALI bertumpu pada kualitas anak-anak hari ini. Dengan dukungan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, anak-anak PALI diharapkan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, dan penuh kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. (ADV)

Laporan: Maryadi