Lima Orang Tewas, Satu Kritis, Mobil Panther Disambar Kereta Api di Prabumulih

monopolinews.com | Prabumulih — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Pakjo-Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebuah mobil Isuzu Panther warna putih dengan nomor polisi BG 1348 DF tertabrak kereta api saat melintas di perlintasan tersebut.

Informasi sementara menyebutkan, mobil tersebut membawa enam orang. Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan masih dalam kondisi kritis serta menjalani perawatan di rumah sakit.

Para korban diketahui sebelumnya menjemput keluarga dari Rumah Sakit Bunda. Mereka kemudian hendak pulang menuju Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Dalam perjalanan, rombongan tersebut disebut berencana mampir ke rumah kerabat di kawasan Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

Namun, saat kendaraan melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Pakjo-Sukajadi, sebuah kereta api melintas dan menghantam mobil tersebut.

Benturan keras menyebabkan mobil terpental sekitar 20 meter. Sejumlah penumpang bahkan dilaporkan terpental keluar dari kendaraan.

Kondisi mobil mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian kiri dan belakang kendaraan.

Seorang warga bernama Dedi mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diterimanya, para korban sebelumnya berasal dari Rumah Sakit Bunda dan hendak menuju kawasan Sukajadi.

“Kejadian sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut info, para korban dari Rumah Sakit Bunda menjemput keluarga dan mau ke arah Sukajadi. Tiba-tiba ditabrak kereta ketika melintas di rel tanpa palang pintu,” ujar Dedi saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga lainnya, Adi, menyebut kondisi jalan menuju perlintasan dari arah Jalan Pakjo cukup menanjak.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengendara perlu lebih berhati-hati saat hendak melintasi jalur kereta api.

# Baca Juga :  Kebakaran Sumur Hindoli di Tengah Razia Armada Minyak, MD: Jangan Hanya Kejar Sopir

“Jalan mau naik ke rel kalau dari arah Jalan Pakjo itu memang agak meninggi. Mungkin tidak melihat kanan kiri ketika akan menyeberang dan tiba-tiba ada kereta api melintas sehingga tertabrak,” kata Adi.

Tak lama setelah kejadian, personel Polsek Prabumulih Timur bersama Polres Prabumulih mendatangi lokasi.

Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban ke rumah sakit serta memasang garis polisi di sekitar kendaraan yang ringsek.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi SH MSi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Namun, saat awal penanganan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan memastikan jumlah korban.

“Benar adanya kejadian mobil ditabrak kereta api. Untuk yang meninggal dunia kita masih belum mendapat informasi pasti, nanti akan kami update lagi,” ujar Jon Kenedi.

Ia menjelaskan, informasi awal yang diterima kepolisian menyebutkan terdapat empat korban meninggal dunia dan satu korban dalam kondisi kritis di rumah sakit.

“Tim Inafis dan piket fungsi masih di lapangan dan informasi awal yang meninggal ada empat dan satu kritis di rumah sakit. Kita masih terus update informasi terbaru dari jajaran kita,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan identitas seluruh korban serta penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan.