monopolisumselnews | PALI – Malam puncak pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berlangsung dengan penuh kemeriahan.
Lebih dari 32.000 masyarakat memadati area konser untuk menyaksikan pemutaran film dokumenter berjudul “Mutiara Serepat Serasan,” yang digelar di panggung utama. Film ini berhasil menghidupkan kembali kenangan akan kejayaan dan sejarah panjang Kabupaten PALI.
Film “Mutiara Serepat Serasan” Mengangkat Sejarah PALI
Film berdurasi 55 menit ini diproduksi oleh BB PT ERC Media Mandiri dan memuat narasi yang mendalam tentang sejarah daerah PALI. Melalui berbagai cuplikan, penonton diajak mengenang masa-masa keemasan Pendopo PALI sebagai salah satu daerah penghasil minyak terbesar se-Asia Tenggara pada masa kolonial Belanda.
Cerita tersebut memberikan gambaran tentang pentingnya PALI dalam peta ekonomi di masa lalu.
Perjuangan Pemekaran PALI
Tidak hanya mengangkat sejarah masa lalu, film ini juga mengupas perjuangan panjang pemekaran Kabupaten PALI dari Kabupaten induk Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dalam cuplikan kedua, ditampilkan usaha keras para tokoh masyarakat dan Presidium Pemekaran PALI yang akhirnya berhasil merealisasikan impian masyarakat untuk memiliki kabupaten sendiri.
Peran Penting PJ Bupati PALI
Cuplikan selanjutnya menyoroti sejarah Penjabat (PJ) Bupati PALI yang pertama kali ditunjuk oleh Gubernur Sumatera Selatan saat itu, Alex Noerdin.
PJ Bupati tersebut tidak hanya menjabat dalam satu periode, tetapi berhasil memimpin PALI selama dua periode. Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten PALI mengalami berbagai kemajuan signifikan, termasuk pembangunan ribuan kilometer jalan dari tanah menjadi cor beton dan aspal, serta modernisasi puluhan jembatan dari kayu dan besi menjadi jembatan cor beton yang lebih layak dan aman.
Pembangunan Infrastruktur PALI
Film ini juga menampilkan keberhasilan pembangunan infrastruktur penting lainnya, seperti gedung kantor pemerintah, Polres PALI, Rumah Sakit, Satuan Brimob, Gedung DPRD, dan puluhan gedung kantor dinas lainnya.
Semua pembangunan tersebut diakui oleh masyarakat PALI sebagai wujud nyata dari kemajuan daerah mereka di bawah kepemimpinan yang solid dan visioner.
Respon Positif dari Masyarakat
Setelah pemutaran film, masyarakat yang hadir memberikan tepuk tangan meriah, mengapresiasi penyajian sejarah dan pencapaian PALI yang ditampilkan dengan sangat baik.
Banyak yang menyebut bahwa film ini tidak hanya mengingatkan mereka akan kebanggaan terhadap daerah, tetapi juga memotivasi untuk terus menjaga dan mengembangkan PALI sebagai Bumi Serepat Serasan yang lebih maju.
Laporan : Maryadi






