Pasien RS AR Bunda Prabumulih Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi, Diduga Depresi Penyakit

monopolinews.com | Prabumulih – Seorang pasien Rumah Sakit AR Bunda, Kota Prabumulih, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi ruang perawatan, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban diketahui bernama Marsidi (62), seorang petani asal Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Saat kejadian, korban tengah menjalani perawatan pasca operasi di Ruang Ibnu Sina, kelas III.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, Yadi Hartono, yang saat itu sedang mendampingi. Ia terbangun pada dini hari dan mendapati ayahnya sudah tidak berada di atas tempat tidur.

Merasa curiga, saksi kemudian melakukan pencarian di sekitar ruangan hingga ke kamar mandi. Namun, pintu kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam. Setelah dibuka secara paksa, korban ditemukan sudah dalam posisi tergantung menggunakan sehelai kain batik berwarna cokelat.

Saksi yang panik langsung meminta bantuan perawat. Pihak rumah sakit kemudian meneruskan laporan kepada petugas keamanan, yang selanjutnya menghubungi kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Timur dan Tim INAFIS langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi, hingga pengamanan barang bukti berupa kain yang digunakan korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih menegaskan bahwa penanganan telah dilakukan sesuai prosedur.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan. Namun, proses pendalaman tetap kami lakukan untuk memastikan seluruh fakta,” ujarnya.

Senada, Kapolsek Prabumulih Timur mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atas kejadian tersebut dan mempercayakan penanganannya kepada pihak kepolisian.

# Baca Juga :  Ketua DPRD Prabumulih Hadiri Upacara Pengibaran Bendera HUT ke-81 RI

Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.