monopolinews.com | Prabumulih – Pemerintah Kota Prabumulih kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi, mutasi, dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih, Minggu malam (24/5/2026).
Pelantikan yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, didampingi Sekretaris Daerah H Elman, Asisten III Amilton, serta Kepala BKPSDM Prabumulih Efran Santiaji.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat. Para pejabat yang dilantik secara bergantian mengikuti pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 139 pejabat resmi dilantik dalam agenda tersebut. Rinciannya terdiri dari lima pejabat Eselon II, 17 pejabat Eselon III, 44 pejabat Eselon IV, satu kepala sekolah, serta 72 pejabat fungsional.
Pelantikan kali ini tidak hanya mencakup pejabat hasil lelang jabatan, namun juga pejabat yang mengalami rotasi dan mutasi sebagai bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan dan peningkatan efektivitas pelayanan publik.
Tiga pejabat hasil lelang jabatan yang resmi dilantik masing-masing untuk posisi Staff Ahli Wali Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Adapun lima pejabat Eselon II yang dilantik yakni:
- Wawan Gunawan sebagai Asisten II Pemkot Prabumulih, sebelumnya menjabat Kepala BPKAD Prabumulih.
- Mulyadi Musa sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prabumulih, sebelumnya menjabat Sekretaris DLH.
- Abu Shohib sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prabumulih, sebelumnya menjabat Kepala Bappeda.
- M Nasir sebagai Kepala Satpol PP Prabumulih, sebelumnya menjabat Plt Kasat Pol PP.
- Abdullah Abadi sebagai Staff Ahli Wali Kota Prabumulih, sebelumnya menjabat Kabag Administrasi Pembangunan Setda Prabumulih.
Dengan bergesernya sejumlah pejabat tersebut, posisi Kepala BPKAD dan Kepala Bappeda untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk langsung oleh Wali Kota Prabumulih.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Franky Nasril menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi dan upaya meningkatkan kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi pemerintahan. Kami berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja secara profesional, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Franky.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar tetap menjaga loyalitas, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu bekerjalah dengan baik, penuh tanggung jawab, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Prabumulih, Efran Santiaji, mengatakan pelantikan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi kinerja ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih.
Menurutnya, rotasi dan mutasi menjadi bagian penting dalam penataan birokrasi agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan optimal.
“Total ada 139 pejabat yang dilantik malam ini, terdiri dari pejabat struktural, pejabat fungsional, dan penugasan kepala sekolah. Ini bagian dari penataan organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal,” jelas Efran.
Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri di tempat tugas baru dan mampu mendukung program-program pembangunan daerah.
“Harapan kita seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja maksimal, inovatif, dan mampu mendukung program-program pemerintah daerah,” pungkasnya.






