Pemkab Muara Enim Perkuat Kemandirian Perempuan Melalui Pelatihan Florist dan Hidroponik

monopolinews.com | Muara Enim  – Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan melalui berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan ekonomi keluarga.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pembuatan Papan Bunga Akrilik (Florist) dan Hidroponik Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Muara Enim di Aula Kabupaten Layak Anak (KLA) Dinas PPPA, Kamis (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim H. Edison yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ulil Amri.

Dalam sambutannya, Ulil Amri menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik sebagai penggerak ekonomi keluarga maupun sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial masyarakat.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut perempuan untuk terus meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan kemandirian agar mampu berkontribusi lebih besar dalam mendukung kesejahteraan keluarga.

“Pemberdayaan perempuan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program pelatihan yang dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan,” ujarnya.

Ulil menjelaskan, pelatihan florist dan hidroponik dipilih karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Pembuatan papan bunga akrilik dinilai memiliki prospek sebagai usaha kreatif yang terus berkembang, sementara budidaya hidroponik menjadi solusi pertanian modern yang dapat dilakukan meski dengan lahan terbatas.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat mengikuti setiap materi dengan serius, aktif berdiskusi, dan mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi usaha mandiri yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 7 Tahun 2022 tentang Peningkatan Kualitas Keluarga dalam Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

# Baca Juga :  HUT ke-78 Kabupaten Muara Enim: Pj Bupati Ajak Jaga Kekompakan dan Optimalkan Potensi Daerah

Program tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam bidang sosial dan ekonomi, sekaligus memperkuat pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemandirian perempuan dalam mendukung kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Muara Enim, Husin Aswadi, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh peserta untuk menambah penghasilan keluarga.

Menurutnya, sasaran kegiatan tidak hanya anggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga perempuan kepala keluarga, perempuan penyintas kekerasan, serta perempuan yang belum memiliki pekerjaan dari sejumlah desa di Kecamatan Muara Enim.

“Peserta berjumlah 65 orang yang terdiri dari anggota Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Muara Enim, perempuan kepala keluarga, perempuan penyintas kekerasan, dan perempuan tidak bekerja dari desa-desa di Kecamatan Muara Enim,” jelas Husin.

Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi modal berharga bagi peserta untuk mengembangkan usaha produktif secara mandiri.

Husin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang telah berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

“Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.

Laporan : Beben