monopolinews.com | PALI – Kelurahan Talang Ubi Barat mencatatkan babak baru dalam transformasi pelayanan publik. Pada Rabu (01/07/2026), wilayah ini resmi menjadi lokasi perdana penyelenggaraan uji coba pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang diintegrasikan dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi lintas sektoral yang solid antara Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Barat bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PALI.
Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, S.Th.I., M.Si., NL.P., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis untuk memodernisasi tata kelola bantuan sosial. Dengan mengintegrasikan akun Perlinsos ke dalam ekosistem data kependudukan digital, pemerintah berupaya menciptakan penyaluran bantuan yang lebih akurat, cepat, dan transparan.
”Kegiatan ini pertama kali dilakukan di Kelurahan Talang Ubi Barat dan sifatnya masih tahap uji coba. Kami mengundang warga yang merupakan penerima Bansos aktif, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), untuk melakukan proses registrasi pembuatan akun Perlinsos secara langsung,” ungkap Hj. Ritawati di sela-sela kegiatan.
Meskipun baru memasuki tahap uji coba, animo masyarakat untuk beralih ke layanan berbasis digital sangat tinggi. Sejak pagi hari, lokasi kegiatan dipadati oleh warga. Tercatat sebanyak 375 orang hadir untuk melakukan pendaftaran dan aktivasi akun, sebuah angka yang menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya digitalisasi layanan pemerintahan.
Keberhasilan uji coba ini tidak terlepas dari pembagian peran yang terstruktur antar instansi guna memberikan kemudahan bagi masyarakat, dimana Kelurahan berperan sebagai fasilitator tempat dan motor penggerak mobilisasi warga, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memastikan validasi dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) berjalan lancar.
Disamping itu Dinas Sosial (Dinsos) juga Memberikan pendampingan teknis dalam pembuatan akun Portal Perlinsos agar data penerima PKH dan BPNT tersinkronisasi dengan tepat , dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyediakan dukungan infrastruktur jaringan internet berkecepatan tinggi, guna memastikan proses registrasi daring tidak terhambat kendala teknis.
Melalui sistem ini, diharapkan ke depan birokrasi penyaluran bantuan sosial tidak lagi memerlukan proses manual yang memakan waktu. Dengan jemput bola yang dilakukan pihak kelurahan dan instansi terkait, warga merasa sangat terbantu karena kemudahan akses layanan yang diberikan langsung di wilayah domisili mereka.
Kegiatan ini diharapkan menjadi prototipe atau model percontohan bagi kelurahan dan desa lain di Kabupaten PALI dalam mempercepat adaptasi teknologi di bidang pelayanan sosial, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Laporan : Maryadi






