monopolinews.com | Prabumulih – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan Angkatan 45, tepatnya di sekitar Pempek Wayang, Kota Prabumulih, pada Rabu (5/8/2026) malam. Peristiwa tersebut menjadi ujian awal kesiapsiagaan Posko Siaga Karhutla yang sehari sebelumnya dipastikan siap menghadapi musim kemarau.
Api yang muncul dengan cepat membesar sempat membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga berupaya memadamkan api secara swadaya sembari menunggu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih tiba di lokasi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu percikan api dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga di sekitar lokasi. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Kota Prabumulih, Sriyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya benar, ada kebakaran lahan. Kami mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Prabumulih bersama Forkopimda telah melakukan pengecekan kesiapan empat Posko Siaga Karhutla, meliputi Posko Taman Murni, Posko Delinom, Posko Prabumulih Barat, dan Posko Prabumulih Selatan.
Masyarakat juga dapat menghubungi petugas apabila menemukan kebakaran maupun kondisi darurat.
Nomor darurat yang dapat dihubungi, antara lain:
- Kepala BPBD Kota Prabumulih: 0813-7323-3952
- Kabid Kedaruratan, Penyelamatan dan Kebakaran: 0831-7838-2176
- Kasi Penyelamatan dan Kebakaran: 0813-6865-5557
Posko Taman Murni
- Regu A: 0838-7492-7618
- Regu B: 0853-7919-6008
- Regu C: 0822-6977-4517
Posko Delinom
- Regu A: 0838-9552-6676
- Regu B: 0896-2719-8664
- Regu C: 0831-7213-6410
Posko Prabumulih Barat
- Regu A: 0853-8076-3932
- Regu B: 0852-7352-5225
- Regu C: 0812-7841-6815
Posko Prabumulih Selatan
- Regu A: 0822-8232-7222
- Regu B: 0851-4112-0489
- Regu C: 0822-7907-0966
BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar maupun membakar sampah sembarangan selama musim kemarau.
Apabila menemukan titik api, warga diminta segera menghubungi nomor darurat terdekat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan kebakaran tidak meluas.






