monopolinews.com | Prabumulih — Persoalan antara Meriska Sari, warga Jalan Batanghari, Kota Prabumulih, dengan seorang anggota TNI yang sebelumnya mencuat pascakebakaran di kawasan Jalan Arimbi Jaya, akhirnya diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.
Perdamaian tersebut berlangsung di Kantor Subdenpom II/4-1 Prabumulih pada Senin malam (5/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Meriska Sari menyampaikan bahwa persoalan yang sebelumnya terjadi antara dirinya dengan pihak terlapor telah diselesaikan secara baik melalui jalan musyawarah.
Pernyataan tersebut disampaikan Meriska dalam sebuah video setelah proses perdamaian berlangsung.
Didampingi kuasa hukum dari Law Firm Abi Samran & Associates, Meriska menyampaikan apresiasi kepada jajaran Denpom Palembang dan Subdenpom Prabumulih yang telah menerima pengaduannya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Denpom Palembang, Subdenpom Prabumulih, yang telah menerima laporan saya dengan baik, cepat, dan profesional,” ujar Meriska.
Ia kemudian menyampaikan bahwa persoalan dengan pihak yang disebutnya sebagai anggota Kodim Muara Enim tersebut telah diselesaikan melalui kesepakatan bersama.
“Dan permasalahan saya dengan Pak D, anggota Kodim Muara Enim, sudah selesai dengan cara mufakat,” katanya.
Meriska juga menyampaikan harapannya agar institusi TNI Angkatan Darat semakin profesional dan terus mendapat kepercayaan masyarakat.
“Semoga TNI AD semakin jaya, profesional, dan selalu di hati rakyat,” ucapnya.
Sebelumnya, persoalan tersebut mencuat setelah peristiwa kebakaran pada 19 Agustus 2026 yang berdampak terhadap rumah Meriska dan sejumlah warga di sekitar lokasi.
Persoalan kemudian berkembang hingga adanya laporan dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap Meriska dan suaminya di Polres Prabumulih.
Meriska sebelumnya juga telah menyampaikan pengaduan ke Subdenpom Prabumulih terkait persoalan yang mereka alami pascakebakaran.
Dengan adanya perdamaian dan penyelesaian secara mufakat pada Senin malam, persoalan antara kedua belah pihak tersebut kini dinyatakan telah selesai secara kekeluargaan.






