monopolisumselnews | MUBA – Dinas Sosial Musi Banyuasin (Dinsos Muba) hari ini meluncurkan program inovasi “PAKE KELAMBU” (Perlindungan Ketenagakerjaan Keluarga Aman Terbantu). Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinsos Muba dan BPJS Ketenagakerjaan (TK), yang bertujuan memberikan jaminan sosial kepada masyarakat miskin kategori pekerja rentan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Kepala Dinsos Muba, Ardiansyah, SE, MM, menjelaskan bahwa program ini merupakan pelengkap dari program bantuan uang tunai “BANTU UMAK” yang telah berjalan. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, masyarakat miskin diharapkan merasa lebih aman dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari dan mencari nafkah.
Sebanyak 13.190 masyarakat miskin akan diikutsertakan dalam program ini dan akan mendapatkan jaminan sosial dari BPJS TK selama tiga bulan, yaitu dari Oktober hingga Desember 2024. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia saat bekerja, dapat melaporkannya ke Dinsos untuk mendapatkan santunan dari BPJS TK.
Pj Bupati Musi Banyuasin, Sandi Fahlepi, menekankan bahwa “PAKE KELAMBU” adalah bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Muba.
Moch. Faisal, Kepala Kantor BPJS TK Palembang, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat miskin kategori pekerja rentan. Santunan kecelakaan kerja akan diberikan hingga peserta sembuh, dan santunan sebesar Rp 42.000.000 akan diberikan kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia. Jika program berlanjut hingga tiga tahun, beasiswa hingga Rp 174.000.000 untuk dua anak ahli waris juga akan disediakan.
Herryandi Sinulingga, AP, Kepala Diskominfo Muba sekaligus Walidata Kabupaten, menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan telah selesai, dengan 13.190 penerima yang memenuhi syarat. Hal ini untuk memastikan bahwa bantuan sosial diberikan kepada mereka yang berhak.
Program “PAKE KELAMBU” ini diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan di Musi Banyuasin serta memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat yang berada dalam kondisi kerja rentan.
Laporan : Indra






