Ngesti-Amin Janjikan Pemberdayaan Perempuan di Kampanye Dialogis di Kelurahan Pasar 2

monopolisumselnews | Prabumulih – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih Nomor Urut 03, Ngesti-Amin, kembali melanjutkan kampanye dialogis mereka dengan mengunjungi Kelurahan Pasar 2, Kecamatan Prabumulih Utara, pada Selasa (22/10/2024).

Acara yang berlangsung di belakang SMA Negeri 1, tepat di lokasi eks Lapangan Kerbo ini dihadiri ratusan warga, terutama kaum ibu-ibu yang antusias mendengarkan pemaparan visi dan misi pasangan ini.

Dalam kampanye yang mengusung slogan “Ber-Gema” (Bersama Ngesti-Amin), Ngesti Rahayu Ridho kembali menegaskan bahwa program yang mereka tawarkan merupakan kelanjutan dari program pro-rakyat yang dijalankan oleh Walikota Prabumulih sebelumnya, Ridho Yahya.

Ia menjelaskan bahwa program-program yang telah sukses dijalankan akan disempurnakan dan ditambah dengan fokus baru pada pemberdayaan perempuan.

Dalam orasinya, Ngesti menekankan pentingnya program pemberdayaan perempuan di Prabumulih, terutama untuk kaum ibu-ibu yang ingin berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi keluarga.

Menurut Ngesti, banyak ibu-ibu yang memiliki minat besar untuk berusaha, tetapi memerlukan dukungan dalam bentuk pelatihan dan fasilitasi agar dapat mengembangkan kemampuan mereka.

“Saya tahu bahwa ibu-ibu sekalian ingin sekali berusaha, ingin sekali menambah pendapatan atau meningkatkan ekonomi keluarga. Untuk itu, salah satu program yang saya canangkan nantinya adalah program pelatihan untuk ibu-ibu sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,” jelas Ngesti di hadapan para pendukungnya.

Program pemberdayaan perempuan yang dijanjikan oleh Ngesti-Amin meliputi berbagai pelatihan, seperti keterampilan menjahit, kerajinan tangan, kuliner dan lain sebagainya.

Program ini diharapkan bisa membantu kaum ibu-ibu agar memiliki kemampuan yang bisa mereka kembangkan menjadi usaha mandiri.

“Misalnya, ibu-ibu yang berminat dalam usaha jahit, kerajinan, kuliner, dan lain sebagainya, akan kami latih hingga ibu-ibu mahir di bidang tersebut. Sehingga nantinya akan timbul ekonomi-ekonomi baru yang dikelola oleh ibu-ibu Prabumulih,” lanjut Ngesti.

# Baca Juga :  Menuju Pengelolaan Sampah Modern, Pemkot Prabumulih Terima Audiensi PT Asiana Technologies Lestary

Program ini dirancang untuk mendukung kaum perempuan dalam meningkatkan kemampuan dan mendapatkan peluang ekonomi yang lebih baik, sehingga turut berkontribusi pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat Prabumulih secara umum

Ibu-ibu yang hadir tampak antusias mendengarkan janji program pemberdayaan ini. Banyak dari mereka yang mengaku tertarik untuk mengikuti pelatihan yang dijanjikan.

Salah satu warga, Ibu Lina (42), menyatakan bahwa program pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan oleh ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan.

“Saya berharap program ini bisa segera direalisasikan. Kalau ada pelatihan seperti menjahit atau membuat kerajinan, itu sangat membantu kami para ibu-ibu untuk belajar dan bisa membuka usaha sendiri,” ungkapnya.

Selain pemberdayaan perempuan, Ngesti juga menekankan bahwa dirinya bersama Amin akan melanjutkan program-program pro rakyat yang telah sukses dijalankan oleh Walikota Ridho Yahya.

“Kami akan menyempurnakan program yang sudah baik dan tetap berkomitmen untuk mendukung masyarakat kecil,” ujar Ngesti menutup orasinya.

Dengan janji-janji yang disampaikan, pasangan Ngesti-Amin berharap dapat merebut hati para pemilih, terutama kalangan perempuan, dalam Pilkada Prabumulih yang akan datang.

Kampanye ini menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya melanjutkan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi perempuan.