Kadisnaker Prabumulih Tinjau Pelatihan Roti-Kue di Gelar PT Samtan Gas, Sebut Inilah Bukti CSR yang Nyata untuk Pemberdayaan Masyarakat

monopolisumselnews | Prabumulih – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, H. Sanjay Yunus, SH., MH., menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan keterampilan masyarakat dengan turun langsung meninjau pelatihan pembuatan roti dan kue yang digelar di wilayah Ring 1 PT Perta Samtan Gas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Perta Samtan Gas yang bekerja sama dengan UPTD BLK Disnaker Prabumulih, menyasar ibu-ibu dan remaja putri agar memiliki keterampilan usaha mandiri.

Dalam sambutannya, Sanjay menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan contoh konkret kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosialnya.

“Alhamdulillah, hari ini kami meninjau langsung kegiatan pelatihan pembuatan roti dan kue bagi para ibu-ibu. Ini adalah bentuk nyata CSR yang tepat sasaran, menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menyebut program ini sejalan dengan visi Dinas Tenaga Kerja untuk menciptakan masyarakat Prabumulih yang lebih berdaya, mandiri, dan produktif, khususnya dari kalangan perempuan.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen PT Perta Samtan Gas yang telah berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. Para ibu ini bukan hanya diajari membuat kue, tapi juga disiapkan untuk menjadi pelaku usaha,” tegasnya.

Sanjay juga menyampaikan harapan agar perusahaan lain di Prabumulih bisa mengikuti jejak yang sama dalam mengedepankan tanggung jawab sosial secara aktif dan berkelanjutan.

“Semoga ke depan makin banyak perusahaan yang tergerak hatinya untuk berbuat seperti ini. Karena kesejahteraan masyarakat bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tutupnya.

Ia juga berharap, dengan pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mahir di dapur, tapi juga siap menciptakan peluang ekonomi baru dari rumah mereka sendiri.

# Baca Juga :  Bobol Rumah Warga Duspra Dini Hari Lalu Curi Kompresor, Warga Gunung Kemala Jadi Tersangka