PMI Asal Prabumulih Dadang Gumbira Ajukan SPLP, KBRI Kamboja Turun Tangan

monopolinews.com | Prabumulih – Kondisi terkini Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Prabumulih, Dadang Gumbira, mulai menunjukkan perkembangan. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh dilaporkan telah mendatangi lokasi Dadang dan kini tengah memproses dokumen perjalanan darurat guna mempercepat pemulangannya ke Tanah Air.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Sanjay Yunus, mengungkapkan bahwa Dadang saat ini telah mengajukan permohonan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai pengganti paspor untuk kepulangan ke Indonesia.

“Pihak KBRI sudah datang menemui Dadang. Saat ini Dadang juga telah membuat surat permohonan untuk penerbitan SPLP sebagai dokumen perjalanan agar bisa kembali ke Indonesia,” ujar Sanjay, Senin (09/03/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kota Prabumulih melalui Disnaker terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait agar proses pemulangan Dadang dapat berjalan sesuai prosedur.

“Kami terus berkoordinasi dengan BP2MI, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh. Dari hasil koordinasi tersebut, Kedubes RI di Kamboja akan mengeluarkan SPLP untuk Dadang sebagai dokumen perjalanan darurat,” jelasnya.

SPLP sendiri merupakan singkatan dari Surat Perjalanan Laksana Paspor, yaitu dokumen darurat pengganti paspor yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia bagi warga negara yang berada dalam kondisi tertentu di luar negeri.

Dokumen ini biasanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang kehilangan atau tidak memiliki paspor saat berada di luar negeri, sehingga tetap dapat melakukan perjalanan kembali ke Indonesia secara sah.

SPLP umumnya memiliki masa berlaku terbatas dan biasanya hanya digunakan untuk satu kali perjalanan, berbeda dengan paspor biasa yang dapat digunakan untuk perjalanan internasional berulang.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah berharap proses kepulangan Dadang ke Indonesia dapat segera terealisasi.

# Baca Juga :  RSUD Prabumulih Tunjukkan Kepedulian Nyata di HUT ARSADA ke-25, Berhasil Galang Aksi Donor Darah Massal Se-Indonesia Pecahkan Rekor MURI

“Kami berharap seluruh proses administrasi ini bisa berjalan lancar sehingga Dadang dapat segera dipulangkan ke Indonesia dan kembali berkumpul dengan keluarganya di Prabumulih,” pungkas Sanjay.