monopolinews.com | Muara Enim – Bupati Muara Enim, H. Edison, SH, M.Hum, resmi mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim, dan Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Operasi Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang dipusatkan di Desa Harapan Jaya, Senin (25/5/2026).
Program Desa Cantik yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat desa dan kelurahan sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Bupati Edison menegaskan bahwa data yang akurat, lengkap, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan, pelaksanaan program pembangunan, hingga evaluasi kinerja pemerintah.
“Melalui Program Desa Cantik, aparatur desa dan kelurahan diharapkan semakin mampu mengelola, memanfaatkan, serta menyajikan data yang berkualitas demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Edison.
Menurutnya, pembangunan berbasis data menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. Karena itu, kualitas data harus terus ditingkatkan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Mukti Riadi, SST, M.Si, menegaskan komitmen BPS untuk menghadirkan data yang jujur, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim terhadap berbagai program statistik nasional, termasuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga menggelar Operasi Pasar Murah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras SPHP, telur, ikan, gula pasir, tepung terigu, hingga cabai dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah, dengan selisih harga berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu dari harga pasar.
Bupati Edison mengatakan, operasi pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan terkendali.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah akan terus berupaya menjaga ketersediaan stok serta stabilitas harga pangan di daerah,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPS, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat setempat.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, BPS, pemerintah desa dan kelurahan hingga masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik, seluruh program yang dijalankan akan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.
Laporan : Beben






