Serdik SPPK Angkatan ke-4 Sespim Lemdiklat Polri Edukasi Penanggulangan Karhutla di Prabumulih

monopolinews.com | Prabumulih  – Peserta Didik Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-4 Sespim Lemdiklat Polri Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di wilayah hukum Polres Prabumulih, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan KKP tersebut difokuskan pada edukasi serta peninjauan kesiapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Prabumulih. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran profesi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kesiapsiagaan personel, sarana dan prasarana, serta pola koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di Aula Polres Prabumulih. Rombongan Serdik SPPK Angkatan ke-4 Sespim Lemdiklat Polri T.A. 2026 disambut jajaran Polres Prabumulih, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan maksud dan tujuan pelaksanaan KKP di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Rombongan didampingi Perwira Pendamping (Paping), Kombes Pol Darmawan Affandy, S.I.K., M.M., dan Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K., serta diikuti delapan Serdik yang tergabung dalam Kelompok Pengajaran (Pokjar) IV SPPK Angkatan ke-4.

Kedelapan Serdik tersebut yakni Serdik Alan Urip Wibowo, S.ST., M.M.; Serdik Ekanto Yuni Eddy, S.ST., M.Mar.; Serdik Juli Hartowo, S.T., M.Tr.A.P.; Serdik Albert Daniel Hamonangan Tampubolon, S.H., M.H.; Serdik R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H.; Serdik Ahmad Pahmi, S.Kom., M.H.; Serdik Zulfadli, S.ST., M.M.; dan Serdik dr. Laura Cristie, M.T.Kes.

Dari jajaran Polres Prabumulih, kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil.; Wakapolres Prabumulih Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M.; serta para Pejabat Utama Polres Prabumulih.

Tinjau Pos Penanganan Karhutla

Usai kegiatan penerimaan, rombongan Serdik bersama jajaran Polres Prabumulih melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah Pos Penanganan Karhutla di Kota Prabumulih. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya melihat secara langsung kesiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

# Baca Juga :  Paripurna DPRD Prabumulih Sahkan Jadwal Reses, Aspirasi Warga Jadi Prioritas

Sejumlah lokasi yang ditinjau meliputi Pos Penanganan Karhutla Taman Murni, Pos Penanganan Karhutla Delinom, Pos Penanganan Karhutla Barat, dan Pos Penanganan Karhutla Selatan.

Di setiap pos, rombongan melakukan pengecekan terhadap kondisi dan kesiapan sarana serta prasarana penanggulangan karhutla. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai fasilitas pendukung berada dalam kondisi baik, lengkap, dan siap digunakan secara optimal apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Tidak hanya mengecek peralatan, rombongan juga melihat kesiapan personel penanggulangan karhutla. Hal yang menjadi perhatian antara lain kemampuan personel dalam melakukan upaya pencegahan, penanganan awal, pemadaman, hingga pengendalian dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para Serdik untuk memahami secara langsung kondisi dan karakteristik wilayah dalam penanganan karhutla. Di sisi lain, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi dan sinergi antara SPPK Sespim Lemdiklat Polri, Polres Prabumulih, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Kesiapan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memastikan respons terhadap potensi karhutla dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Polres Prabumulih berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla melalui pemantauan wilayah yang dianggap rawan, peningkatan kemampuan personel, pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kegiatan KKP ini, diharapkan pemahaman dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi karhutla di Kota Prabumulih semakin optimal. Upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh kepolisian secara sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Polres Prabumulih juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

# Baca Juga :  Teror 4 Tahun Berakhir di Tangan Polisi, Pria Prabumulih Ditangkap Usai Diduga Setubuhi dan Peras Korban Sejak Masih Sekolah

Dengan meningkatkan kewaspadaan, kepedulian, serta memperkuat kerja sama seluruh pihak, potensi karhutla dapat dicegah dan ditangani sejak dini. Dengan demikian, keamanan dan kesehatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kota Prabumulih dapat terus terjaga.