monopolisumselnews | Ogan Ilir – Warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dihebohkan oleh beredarnya video dan foto secarik surat yang diduga ditulis oleh Endang Diana, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal daerah tersebut yang kini bekerja di Malaysia.
Dalam surat tulisan tangan yang beredar luas di media sosial itu, korban memohon pertolongan dan mengaku diikat, ditumbuk, dicekik, serta dipaksa makan tisu oleh majikannya.
Tulisan tersebut menggambarkan kondisi darurat dan penderitaan yang dialami korban di rumah tempatnya bekerja.
Berdasarkan dokumen penempatan resmi yang di informasikan oleh kerabat korban, Endang Diana merupakan warga Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.
Ia bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kuala Lumpur, dengan majikan berinisial MZ, dan direkrut melalui Agensi Pekerjaan Tenaga Era Network Sdn. Bhd.
Seorang warga yang mengaku tetangga korban, Yenipuspita, membenarkan bahwa surat dan video tersebut asli, bukan hoaks.
“Asli, pak. Tolong diviralkan. Ini warga dari Ogan Ilir yang kerja di Malaysia dan disiksa majikannya. Siapa tahu dengan viralnya berita ini bisa nolong dia supaya bisa pulang kumpul lagi sama keluarganya di dusun,” ujarnya.
Hingga kini, keluarga korban di Ogan Ilir masih menanti kabar. Mereka berharap pemerintah daerah, terutama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Ogan Ilir, segera turun tangan berkoordinasi dengan BP2MI dan KBRI Kuala Lumpur untuk menelusuri keberadaan korban dan memastikan keselamatannya.
“Kami mohon pemerintah daerah membantu agar Endang bisa diselamatkan dan pulang,” ujar salah satu kerabat korban singkat.






