monopolinews.com | MUBA — Gabungan organisasi kemasyarakatan, LSM, dan insan pers di Kabupaten Musi Banyuasin yang tergabung dalam wadah “Membangun Musi Banyuasin – Maju Lebih Cepat” akan menggelar aksi damai pada Rabu, 20 Mei 2026 mendatang.
Rencana aksi tersebut secara resmi telah disampaikan kepada Kepolisian Resor Musi Banyuasin melalui surat pemberitahuan bernomor 001/GAB/MUBA/V/2026 yang diterima Kasat Intelkam Polres Musi Banyuasin, Senin (18/5/2026).
Aksi damai ini disebut sebagai bentuk kontrol sosial dan penyampaian aspirasi masyarakat secara konstitusional. Pelaksanaannya mengacu pada Pasal 28E Ayat (3) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2012.
Gabungan elemen masyarakat yang terlibat terdiri dari berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya DPD Pemuda Peduli Tanah Air, Forum Cakar Sriwijaya, LAN Musi Banyuasin, PPRI Muba, LSM GHARIS, AJ-PENA Muba, TRI NUSA, AKAPERSI Muba, AWDI Musi Banyuasin, FRIC Musi Banyuasin, IWO Indonesia, IWO Musi Banyuasin, F2R, Media Advokasi, Alob Muba, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Koordinator lapangan aksi dipercayakan kepada Mauzan, Rizki Singgih, Darul Kutni, dan Ahmed Jahri. Mereka memastikan kegiatan berlangsung damai, tertib, dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dalam aksi tersebut, massa akan menyampaikan 18 poin aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Beberapa di antaranya terkait percepatan pembangunan Jembatan Lalan, penanganan kerusakan Jembatan Sungai Lilin akibat tongkang batu bara, kejelasan pembayaran gaji honorer, realisasi TPP ASN, perbaikan pelayanan publik, hingga penanganan konflik agraria dan infrastruktur rusak.
Selain itu, massa juga mendesak adanya evaluasi pengelolaan aset daerah, penertiban kafe liar di Sungai Lilin, perhatian terhadap kondisi Jembatan Rantau Kroya, serta pembentukan tim audit terkait dugaan pengalihan aset PT MEP ke PLN.
Tak hanya itu, peserta aksi juga meminta Bupati Musi Banyuasin dan Ketua DPRD Muba untuk hadir langsung menemui massa guna memberikan penjelasan terbuka terkait pelaksanaan visi dan misi daerah yang diusung melalui slogan “Muba Maju Lebih Cepat”.
Berdasarkan jadwal yang telah disampaikan, aksi akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Stadion Serasan Sekate Sekayu. Massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati dan Kantor DPRD Musi Banyuasin. Jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 200 orang.
Pihak penyelenggara menegaskan seluruh peserta dilarang melakukan tindakan anarkis, provokasi, maupun perusakan fasilitas umum. Mereka juga berharap aparat kepolisian dapat membantu pengamanan agar aksi berjalan aman dan kondusif.
Laporan : Indra






