Tanah Retak dan Longsor di Desa Muara Siban Lahat, Warga Mengungsi dan Memohon Tindakan Cepat Pemerintah

monopolisumselnews | Lahat – Bencana tanah retak dan longsor kembali terjadi di Jalan Lintas Lahat-Pagaralam, tepatnya di Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Longsor dari tebing yang berada di sepanjang tepi jalan ini berpotensi menimpa puluhan rumah warga dan telah menimbun serta menutup akses jalan lingkar desa.

Fikri, salah satu warga Desa Muara Siban yang telah mengungsi bersama keluarganya, mengungkapkan rasa takut akan kemungkinan longsor susulan yang dapat menimbun rumah mereka.

“Kami merasa ketakutan, dan memutuskan mengungsi karena tanah di sekitar sudah retak dan berpotensi longsor lagi,” ujarnya.

Fikri memohon kepada Pj Bupati Lahat, Imam Pasli, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan darurat dengan membangun tembok penahan tanah guna mencegah longsor lebih lanjut.

“Kami sangat berharap ada langkah cepat dari pemerintah. Sudah ada dinas yang melihat kondisi ini, tetapi belum ada tindakan nyata. Kami khawatir menunggu di rumah kalau tidak ada langkah dari pemerintah,” tambahnya.

Warga Desa Muara Siban berharap agar pihak terkait segera turun ke lapangan untuk memberikan bantuan dan solusi agar mereka tidak perlu terus mengungsi dalam ketidakpastian.

Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Lahat dan pihak terkait untuk segera menangani bencana tersebut guna memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses jalan yang terdampak longsor.

Laporan : Amir Alimin

 

# Baca Juga :  Pertamakali, Porprov dan Peparprov di Gelar Bersamaan