Turnamen Padel Amal 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Palembang, Hasil Didonasikan untuk Korban Bencana

monopolisumselnews | Palembang – Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, secara resmi membuka AMA Indonesia Padel Tournament 2026 Charity for Sumatera yang diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah pada Hari Sabtu, 14/2/2026.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membawa misi sosial yang mendalam.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menyampaikan bahwa turnamen ini memiliki pilar utama berupa solidaritas kemanusiaan.

“Seluruh hasil dari turnamen ini akan didonasikan untuk membantu para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat,” ujarnya.

Wali Kota menekankan bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam penggalangan dana bagi mereka yang membutuhkan.

Selain itu, ia juga memandang padel sebagai aktivitas dinamis yang mampu menciptakan suasana keakraban dan kekeluargaan bagi pemain maupun penonton.

“Seiring dengan popularitas olahraga padel yang berkembang pesat, sektor industri yang menyertainya juga ikut tumbuh. Saya melihat potensi besar olahraga ini dalam menumbuhkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” jelasnya.

Ratu Dewa juga mengapresiasi keterlibatan pengurus dan peserta, yang menunjukkan kekuatan komunitas olahraga dalam bersinergi kolektif.

“Pertandingan kali ini memiliki sisi lain di luar upaya memelihara kebugaran dan kesehatan, yaitu semangat kemanusiaan dan ekonomi yang kita dorong bersama,” ucapnya.

Turnamen ini diharapkan menjadi pemicu bagi cabang olahraga lain untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan memajukan industri olahraga di Palembang serta Indonesia secara umum.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Chapter Palembang, Wawi Susanto, menjelaskan bahwa turnamen bertajuk For Charity merupakan gerakan kemanusiaan serentak yang dilakukan di 13 kota di seluruh Indonesia.

“Ajang ini bukan sekedar kompetisi olahraga, melainkan wadah penggalangan dana bagi korban bencana alam, sekaligus mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.

# Baca Juga :  Ketua DPRD Sumsel Himbau Kaum Milenial Di Sumsel Harus Sukseskan Pemilu 2024

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi karena unsur amal yang terkandung di dalamnya. Turnamen diikuti oleh total 42 tim, yang terdiri dari 18 tim perempuan dan 24 tim laki-laki.

13 kota penyelenggara meliputi Jakarta, Palembang, Surabaya, Makassar, Medan, Bali, Padang, Bandung, Malang, Batam, Tanggerang, Yogyakarta, dan Lampung. Turnamen amal ini diharapkan menjadi peristiwa bersejarah, tidak hanya karena upaya memecahkan rekor nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Laporan : Rohayati